Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 1 No. 4 (2026): September

Asuhan Keperawatan Keluarga pada Diabetes Mellitus: Defisit Pengetahuan tentang Perawatan Kaki di Puskesmas Air Putih Samarinda

Submitted
August 15, 2026
Published
2026-09-30

Abstract

Latar belakang: Dalam studi ini, kami bertujuan menganalisis pelaksanaan perawatan keperawatan keluarga bagi pasien yang mengalami kekurangan pengetahuan mengenai perawatan kaki diabetes. Dengan ulkus kaki diabetik sebagai komplikasi berat dari neuropati perifer, tujuan kami adalah memberikan gambaran umum tentang intervensi keperawatan keluarga guna meminimalkan risiko komplikasi, mencegah luka diabetes, dan meningkatkan kualitas hidup, sehingga mengatasi kekurangan dalam literatur perawatan praktis berbasis keluarga.

Metode: Studi kasus deskriptif ini dilakukan di Pusat Kesehatan Komunitas Air Putih, Samarinda. Total satu unit keluarga terdaftar. Data dikumpulkan melalui penilaian keperawatan, wawancara, dan observasi selama lima kunjungan rumah.

Hasil: Temuan utama mengidentifikasi tiga diagnosis keperawatan: defisit pengetahuan, manajemen kesehatan keluarga yang tidak efektif, dan kesiapan untuk peningkatan koping keluarga. Setelah intervensi yang terarah, klien berhasil menunjukkan tindakan perawatan kaki yang mandiri sesuai prosedur klinis. Evaluasi klinis mengungkapkan bahwa semua masalah keperawatan, termasuk defisit pengetahuan, sepenuhnya teratasi dalam lima kunjungan. Temuan penting adalah tingkat keterlibatan keluarga yang tinggi, yang secara langsung berkontribusi pada keberhasilan manajemen kondisi.

Kesimpulan: Sebagai kesimpulan, studi ini menunjukkan efektivitas perawatan keperawatan keluarga yang terarah dalam mengatasi kekurangan pengetahuan perawatan kaki dalam manajemen diabetes. Laporan ini menyoroti peran penting keterlibatan keluarga dalam memastikan kepatuhan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan rutin. Studi mendatang harus membahas intervensi pendidikan yang lebih luas dan pengembangan lebih lanjut keterampilan keperawatan keluarga.

References

  1. Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, (2025). Profil kesehatan 2024. Samarinda: Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur.
  2. Harahap, M. E. (2016). Gambaran pengetahuan penderita diabetes melitus terhadap senam kaki diabetik di RSU IPI Medan. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 2(1). https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/640215.
  3. Herlina, M. (2019). Gambaran pengetahuan pasien diabetes melitus tipe 2 tentang senam kaki pada diabetes di lingkungan XXIV pekan Labuhan kecamatan Medan Labuhan. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 5(2). https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/1376821.
  4. Mahya, J., Ardyanti, D., & Bernadetha. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan diet diabetes mellitus tipe II di RT 02 kampung Tenun Samarinda. ZAHRA: Journal Health and Medical Research, 4(4). https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/3969829.
  5. Saprianto, Sujati, N., K., Supangat, Akbar, M., A. (2022). Efektivitas edukasi perawatan kaki melalui edu home care terhadap kemampuan perawatan kaki klien diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan merdeka, 2(2). https://doi.org/10.36086/jkm.v2i2.1378.
  6. Setyaningrum, D. (2023). Pengaruh edukasi perawatan kaki terhadap pengetahuan perawatan kaki penderita diabetes mellitus. Skripsi. Semarang: Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
  7. Setyaningsih, R., S., D. (2018). Pengaruh pendidikan kesehatan perawatan kaki diabetik dengan metode demonstrasi terhadap kemampuan merawat kaki pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan, 11(2).

Downloads

Download data is not yet available.